ClientEarth, Think Policy beri pelatihan undang-undang transisi energi ke ASN

Jakarta — Kelompok advokasi hukum lingkungan ClientEarth dan lembaga penasihat kebijakan Indonesia Think Policy telah meluncurkan program pelatihan intensif selama tiga hari untuk memperkuat kapasitas para aparatur sipil negara (ASN) dalam menerapkan peraturan transisi iklim dan energi di Indonesia.

ClientEarth menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa, 8 September, bahwa program C.I.R.C.L.E. (Civil Servants in Clean Energy) mempertemukan 21 ASN tingkat nasional dan subnasional yang bekerja di bidang energi, industri, keuangan, lingkungan, dan iklim. Pelatihan ini diselenggarakan beberapa minggu sebelum berakhirnya masa transisi selama satu tahun berdasarkan peraturan karbon Indonesia yang telah direvisi, yang akan berakhir pada bulan Oktober.

Program ini mencakup 10 modul, antara lain hukum lingkungan dan penegakannya, jalur transisi energi, keuangan berkelanjutan, bukti ilmiah dalam pembuatan kebijakan, tata kelola karbon, tata kelola hutan dan keterlacakan rantai pasokan, serta pembiayaan untuk penghentian penggunaan batu bara.

ClientEarth menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara komitmen iklim Indonesia dan pelaksanaannya dengan memberikan keterampilan praktis kepada para pejabat untuk menafsirkan dan menegakkan peraturan.

“Memiliki pemahaman yang dalam dan mengikuti perkembangan di ranah hukum, ilmu iklim, dan tata kelola merupakan hal yang penting dimiliki oleh para pejabat pemerintah agar mampu menerapkan undang-undang lingkungan secara efektif,” kata Endraswari Sayekti, seorang pengacara di ClientEarth.

Transisi energi Indonesia merupakan komponen kunci dari komitmen iklimnya, dengan kerangka regulasi yang terus berkembang melalui berbagai langkah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 tentang energi terbarukan, Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang nilai ekonomi karbon dan pengendalian emisi gas rumah kaca, serta peraturan mengenai keuangan berkelanjutan.

Think Policy menyatakan bahwa program pelatihan intensif ini menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif untuk orang dewasa, yang memungkinkan para peserta menguji berbagai solusi terhadap tantangan kebijakan dan regulasi di dunia nyata.

“Memperkuat kapasitas hukum dan regulasi Indonesia sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara ambisi iklim dan penegakan hukum,” kata Naura Wibowo, seorang pengacara dari ClientEarth. (nsh)

Foto banner: ClientEarth

Like this article? share it

More Post

Receive the latest news

Subscribe To Our Weekly Newsletter

Get notified about new articles