Dokumentasi: MedcoEnergy JAKARTA – PT Medco Ratch Power Riau, anak perusahaan PT Medco Power Indonesia memulai operasi komersial Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 276 MegaWatt (MW), menurut rilis yang Medco Group (MEDC), Selasa (15/2). Proyek patungan dengan perusahaan RATCH Group Public Company Limited ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang telah tersambung dengan sistem kelistrikan Sumatra. “Proyek ini akan memperkuat ketahanan listrik serta menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca, khususnya di Provinsi Riau dan Sumatra bagian tengah,” ujar Presiden Direktur Medco Power, Eka Satria dalam rilis tersebut. PLTGU Riau merupakan pembangkit gas combined cycle berbasis teknologi terkini, memiliki efisiensi tinggi dan memenuhi standar internasional untuk manajemen kualitas lingkungan. Total investasi mencapai USD290 juta (IDR 4.1 trilyun). Bahkan PLTGU Riau mendapatkan penghargaan untuk kategori Proyek Pembangkit Gas dan Proyek Pembangkit Gas Alam dari Asia Power magazine. Beberapa institusi keuangan internasional bekerja sama dengan sponsor, seperti Asian Development Bank, International Finance Corporation, MUFG Bank dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation. “PLTGU Riau ini komitmen mengembangkan portofolio bisnis gas to power kami, sekaligus mendukung pemerintah dalam program pengembangan sosial dan ekonomi,” imbuhnya. Lebih lanjut, PLTGU Riau telah membukukan 8,6 juta safe man hours. Sementara itu, CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato mengatakan, PLTGU Riau merupakan bagian dari strategi dalam mengembangkan portfolio rendah karbon dan mencapai emisi Net Zero untuk Scope 1 dan Scope 2 pada 2050, serta Scope 3 pada 2060, mendukung program transisi energi pemerintah. “Saya senang PLTGU Riau telah mencapai operasi komersial dengan aman dan mengatasi tantangan Covid-19,” tukasnya. Sebagai informasi, Medco Power didirikan pada 2004 sebagai produsen pembangkit listrik independen yang bernaung dalam kelompok usaha MedcoEnergi. Medco Power bergerak di sektor IPP dan O&M, dengan fokus pada energi bersih dan terbarukan. Selain PLTGU Riau, Medco Power saat ini sedang mengembangkan proyek PLTP Ijen dengan perkiraan kapasitas 110 MW dan proyek PLTS Sumbawa dengan 26 MWp. (Hartatik)
Jakarta — Kampanye global yang menyoroti pendanaan proyek nikel berbasis batu bara di Indonesia kembali mendapat sorotan setelah aktivis Kpop4Planet, Nurul Sarifah, terpilih dalam daftar National Geographic 33 (NG33) tahun ...
Jakarta – Sebuah perusahaan produsen nikel Indonesia telah menghapus informasi penting mengenai operasinya yang menggunakan tenaga batu bara dari situs webnya tak lama setelah pengaduan resmi diajukan ke Bursa Efek ...
Semarang — Transisi menuju energi bersih tidak hanya menjadi agenda besar pemerintah, tetapi juga mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh sektor industri maupun masyarakat desa di Jawa Tengah. Pemanfaatan energi ...
Jakarta — Indonesia dan Jepang telah menandatangani perjanjian untuk memperkuat kerja sama di bidang mineral strategis dan pengembangan energi nuklir, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan ketahanan energi dan mendukung ...
Jakarta — Kementerian Kehutanan dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) telah meluncurkan proyek senilai IDR 74,6 miliar (USD 4,4 juta) untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengendalikan spesies asing ...
oleh: Arpiyan Sargita* Kematian gajah Sumatra yang terus berulang di Provinsi Riau tidak bisa lagi dipandang sekadar insiden perburuan satwa liar. Peristiwa-peristiwa tersebut merupakan indikator yang jelas dari krisis ekologis ...
Jakarta — Sebuah kelompok masyarakat sipil telah mengemukakan kekhawatiran terkait pembentukan Tim Tugas Percepatan Transisi Energi oleh pemerintah, dengan peringatan bahwa lembaga tersebut berpotensi memusatkan pengambilan keputusan dan membatasi partisipasi ...
oleh: Tara Indira Aisha Abdullah* Pemanfaatan bahkan eksploitasi sumber daya alam sering kali bersifat merusak dan dilakukan secara tidak terkendali. Kegiatan seperti pertambangan maupun penebangan hutan telah secara signifikan mengganggu ...
oleh: Azam Hawari* Sejak 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah memasukkan revisi Undang-Undang Kehutanan ke dalam Program Legislatif Nasional Prioritas 2024–2029. Panitia Kerja berencana menyelesaikan pembahasan pada sidang parlemen pertama ...
Jakarta – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, menyatakan bahwa kementeriannya telah mengerahkan sumber dayanya untuk pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), ...
Jakarta — Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi dua spesies ngengat baru endemik Indonesia dari genus Glyphodella dan Chabulina. Kedua spesies tersebut diberi nama Glyphodella fojaensis ...
Jakarta — Perusahaan pengembang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Xurya menyatakan tengah memperkuat fondasi bisnis dan ekosistem energi surya di Indonesia. Dalam siaran pers yang dirilis pada 3 Maret 2026, ...